Wednesday, April 22, 2009

Young Entrepreneur

At present, it's very difficult to find a job. Besides must have an interest, enough education level, competition in finding work also has very tightened. At this time have many graduates seeking job, but available job field the number very limited. But we must not stop until there are still many other ways that we can successfully get a job than with the company.
Than with investing in education, we can also achieve success with a young entrepreneur. The one that I can recommend to young entrepreneurs can be is to visit sites in the kauffman foundation http://www.kauffman.org.

Kauffman foundation is often referred to as one of the largest foundations in the United States or even in the world is a foundation for entrepreneurship. therefore, to be a young entrepreneur I strongly recommend kauffman foundation as the primary option.


Friday, April 17, 2009

Award dari Bu Mulyati





Hari sabtu ini saya pengen banget posting tapi ga tau mau posting apa, ditambah badan semuanya pegel-pegel karena sisa-sisa maen futsal semalam bareng anak-anak Bandung Nerazzurra hehe.. Tapi pas nyari inspirasi mau posting apa tiba-tiba ingat masi punya award yang belum di posting dari bu mulyati (seorang guru yang berdedikasi tinggi). Kali ini saya benar-benar sangat tersanjung sekali mendapatkan award dari beliau, bukan karna awardnya tapi karna yang ngasinya adalah seorang guru yang benar-benar mencintai pekerjaannya, berdedikasi tinggi, ya pokoknya layak banget untuk di jadikan guru teladan lah hehe..

Sebenernya sih, kalau nurutin yang ngasi award ini ada syaratnya (seperti biasa). Ini dia syaratnya :
1. Letakkan logo di blog kamu
2. Berikan kembali, kepada 10 blog yang kamu anggap paling inspiratif dan sangat friendly
3. Pastikan untuk selalu menghubungkan penghargaan ini dengan blog yang kamu anggap paling memberikan inspirasi dan friendly dari tempat kamu
4. Agar mereka dapat mengetahui, bahwa mereka telah mendapatkan anugerah ini dengan cara memberikan komen ke blog mereka
5. Berbagi cinta dan sayang untuk penghargaan ini, dari siapa kamu mendapatkan anugerah ini.

Tapi karna saya suka banget melanggar (jangan di turuti yah hehehe), dengan asumsi temen-temen yang lain mungkin sudah bosan dengan tugas, tag, pe er, dan award jadi saya juga bisa mengerti sehingga saya juga memberikan keringanan yaitu TIDAK HARUS DIPOSTING awardnya. Tapi walau bagaimanapun saya tetap akan memberikan award ini kepada blogger yang sangat INSPIRATIF dan FRIENDLY, ini dia......cekedot....
IjoPunkJutee, aLiL, Kang Seco, Itik bali, RIP666, Innes, Attayaya, Dinoe, Jeriova, Ajeng, Joo Izzy, Bunda Azka, gaban, dan Jo serta seluruh blogger yang mau ngambil blog ini ya tinggal ambil aja SIAPAPUN yah SEMUANYA boleh ngambil karena menurut saya seluruh blogger sangat INSPIRATIF dan FRIENDLY.
Alhamdulillah akhirnya selesai juga posting award ini hehehe.. Mudah-mudahan semangat berbagi dari para blogger bisa terus ditularkan kepada yang lainnya. Karena menurut saya "Human Knowledge Belong To The World" <--- Terinspirasi dari Perkataan Milo Hoffman dalam film Anti Trust hehehehe..

Monday, April 13, 2009

Analytical Hierarchy Process (AHP)

Sebenernya akhir-akhir ini lagi gundah gulana, resah dan gelisah, galau (gajah makan pulau) dan sejenisnya lah. Tapi biar lah ga apa-apa, semuanya biarlah berlalu curahkan saja semuanya di blog (tuhkan jadi metal alias melow total hahahahaha). Ya sudah lah, langsung aja yah pada bahasannya. Kali ini saya akan membahas mengenai Analytical Hierarchy Process (AHP) yang merupakan salah satu metoda untuk melakukan pengambilan keputusan tentunya secara ilmiah dan rasional. Mudah-mudahan saja ini bisa bermanfaat untuk pengambilan keputusan dalam memilih calon presiden nanti hehehehe...lanjut aja, cekedot....
Analitytical Hierarchy Process (AHP) adalah metode untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak terstruktur ke dalam beberapa komponen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut.

Proses pengambilan keputusan pada dasarnya adalah memilih suatu alternatif yang terbaik. Seperti melakukan penstrukturan persoalan, penentuan alternatif-alternatif, penetapan nilai kemungkinan untuk variabel aleatori, penetapan nilai, pernyataan preferensi terhadap waktu, dan spesifikasi preferensi atas resiko. Betapapun melebarnya alternatif yang dapat ditetapkan maupun terperincinya penjajagan nilai kemungkinan, keterbatasan yang tetap melingkupi adalah dasar pembandingan berbentuk suatu kriteria yang tunggal.
Peralatan utama Analitycal Hierarchy Process (AHP) adalah memilih sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. Dengan hirarki, suatu masalah kompleks dan tidak terstruktur dipecahkan ke dalam kelompok-kelompoknya. Kemudian kelompok-kelompok tersebut diatur menjadi suatu bentuk hirarki.
Kelebihan AHP dibandingkan dengan lainnya adalah :

1. Struktur yang berhirarki, sebagai konsekuensi dari kriteria yang dipilih, sampai pada subsubkriteria yang paling dalam.
2. Memperhitungkan validitas sampai dengan batas toleransi inkonsistensi berbagai kriteria dan alternatif yang dipilih oleh para pengambil keputusan.
3. Memperhitungkan daya tahan atau ketahanan output analisis sensitivitas pengambilan keputusan.

Selain itu, AHP mempunyai kemampuan untuk memecahkan masalah yang multi-obyektif dan multi-kriteria yang berdasarkan pada perbandingan preferensi dari setiap elemen dalam hirarki. Jadi, model ini merupakan suatu model pengambilan keputusan yang komprehensif.

Prinsip Dasar Pemikiran AHP
Dalam memecahkan persoalan dengan analisis logis eksplisit, ada tiga prinsip yang mendasari pemikiran AHP, yakni : prinsip menyusun hirarki, prinsip menetapkan prioritas, dan prinsip konsistensi logis.

Prinsip Menyusun Hirarki
Prinsip menyusun hirarki adalah dengan menggambarkan dan menguraikan secara hirarki, dengan cara memecah persoalan menjadi unsur-unsur yang terpisah-pisah. Caranya dengan memperinci pengetahuan, pikiran kita yang kompleks ke dalam bagian elemen pokoknya, lalu bagian ini dipecah lagi ke dalam bagian-bagiannya, dan seterusnya secara hirarkis.
Penjabaran tujuan hirarki yang lebih rendah pada dasarnya ditujukan agar memperoleh kriteria yang dapat diukur. Walaupun sebenarnya tidaklah selalu demikian keadaannya. Dalam beberapa hal tertentu, mungkin lebih menguntungkan bila menggunakan tujuan pada hirarki yang lebih tinggi dalam proses analisis. Semakin rendah dalam menjabarkan suatu tujuan, semakin mudah pula penentuan ukuran obyektif dari kriteria-kriterianya. Akan tetapi, ada kalanya dalam proses analisis pengambilan keputusan tidak memerlukan penjabaran yang terlalu terperinci. Maka salah satu cara untuk menyatakan ukuran pencapaiannya adalah dengan menggunakan skala subyektif.

Prinsip Menetapkan Prioritas Keputusan
Bagaimana peranan matriks dalam menentukan prioritas dan bagaimana bagaimana menetapkan konsistensi.
- Menetapkan prioritas elemen dengan membuat perbandingan berpasangan, dengan skala banding telah ditetapkan oleh Saaty.




Perbandingan ini dilakukan dengan matriks. Misalkan untuk memilih manajer, hasil pendapat para pakar atau sudah menjadi aturan yang dasar (generic); managerial skill sedikit lebih penting daripada pendidikan, teknikal skill sama pentingnya dengan pendidikan serta personal skill berada diantara managerial dan pendidikan.

Prinsip Konsistensi Logis
Matriks bobot yang diperoleh dari hasil perbandingan secara berpasangan tersebut, harus mempunyai hubungan kardinal dan ordinal, sebagai berikut :
Hubungan Kardinal : aij . ajk = aik
Hubungan Ordinal : Ai > Aj, Aj > Ak, maka Ai > Ak
Hubungan diatas dapat dilihat dari dua hal sebagai berikut :
a. Dengan melihat preferensi multiplikatif, misalnya bila apel lebih enak 4 kali dari jeruk, dan jeruk lebih enak 2 kali dari melon, maka apel lebih enak 8 kali dari melon.
b. Dengan melihat preferensi transitif, misalnya apel lebih enak dari jeruk, dan jeruk lebih enak dari melon, maka apel lebih enak dari melon.
Pada keadaan sebenarnya akan terjadi beberapa penyimpangan dari hubungan tersebut, sehingga matriks tersebut tidak konsisten sempurna. Hal ini terjadi karena ketidakkonsistenan dalam preferensi seseorang.
Untuk model AHP, matriks perbandingan dapat diterima jika Nilai Rasio konsistensi ≤ 0.1. Nilai CR ≤ 0.1 merupakan nilai yang tingkat konsistensinya baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian nilai CR merupakan ukuran bagi konsistensi suatu komparasi berpasangan dalam matriks pendapat. Jika indeks konsistensi cukup tinggi maka dapat dilakukan revisi judgement, yaitu dengan dicari deviasi RMS dari barisan (aij , dan Wi / Wj ) dan merevisi judment pada baris yang mempunyai nilai prioritas terbesar.
Memang sulit untuk mendapatkan konsisten sempurna, dalam kehidupan, misalnya dalam berbagai kehidupan khusus sering mempengaruhi preferensi sehingga keadaan dapat berubah. Jika buah apel lebih disukai daripada jeruk dan jeruk lebih disukai daripada pisang, tetapi orang yang sama dapat lebih menyukai pisang daripada apel, tergantung pada waktu, musim, dan lain-lain. Namun konsistensi sampai kadar tertentu dalam menetapkan prioritas untuk setiap unsur adalah perlu sehingga memperoleh hasil yang sahih dalam dunia nyata. Rasio ketidakkonsistenan maksimal yang dapat ditolerir 10 %.
Apa lagi yah?? udah dulu ah segitu dulu aja, mudah-mudahan aja bermanfaat. Kalau masi belum ngerti tinggal browsing2 aja di google pasti banyak kok hehehehe...


Friday, April 10, 2009

David Hume (1711-76)

Sebenernya lagi males OL nih, di MAJALENGKA belum ada 3G jadinya koneksi yang dipake GPRS deh, ya tau sendiri lah gmana koneksinya klo pake GPRS hehe.. Tapi maksain aja lah buat posting, di akalin aja ngetik di word dulu baru di copy kesini jadi biar rada-rada cepet hehehe.. Sebenernya saya sudah lama pengen nerusin lagi posting mengenai Fifty Major Economics ini, melanjutkan postingan sebelumnya mengenai Francois Quesnay, sekarang saya akan membahas mengenai DAVID HUME. Mulai dari biografi, kehidupan sehari-harinya sampai pada pemikiran-pemikirannya tentang ekonomi. derrrrrrr ah..
David Hume adalah filsuf yang terkenal di seluruh dunia, yang berpendapat bahwa pengetahuan hanya bisa diperoleh melalui pengalaman. Tetapi juga memberikan beberapa sumbangan pemikiran ekonomi ketika disiplin ilmu ini beru saja berkembang. Sumabangan-sumbangannya ini menyangkut dampak uang terhadap ekonomi dan terhadap perdagangan antar negara.

Hume lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada tahun 1711. Ayahnya adalah tokoh negeri itu yang meninggal dunia saat Hume masih anak-anak, sehingga Hume dibesarkan oleh ibunya. Tetapi ayahnya mewariskan banyak uang kepada keluarganya. Karena itu Hume dapat memperoleh pendidikan yang sangat baik, terutama melalui pengajar pribadi di rumahnya. Kemudian ia mendaftar di Universitas Edinburgh untuk belajar sastra klasik. Tetapi Hume tidak puas dengan pendidikan yang diterimanya dan ia memutuskan untuk keluar dari Universitas dan pergi ke Perancis dan menjadi filsuf besar. Hasil karya filsafat yang berlimpah darinya adalah History of England yang terdiri dari enam volume (1757 – 1762).
Sebagai seorang ahli ekonomi Hume menyumbang teori uang dan teori perdagangan nasional. Ia menganalisa dampak uang terhadap tingkat suku bunga, kegiatan ekonomi dan harga. Ia juga menjelaskan bagaimana dan mengapa negara-negara tidak mungkin mengalami ketidakseimbangan perdagangan dalam jangka waktu yang lama. Terakhir, Hume, mengemukakan pertanyaan penting: “Apa yang terjadi ketika negara-negara kaya berdagang dengan negara-negara miskin?” Jawabannya adalah bahwa perdagangan internasional akan menguntungkan kedua negara tersebut. Bagi Hume, seorang pedagang layak dihargai karena ia cermat. Pengusaha cenderung menyimpan pendapatan mereka dan mengumpulkan modal. Semakin banyak modal atau kapital akan menurunkan tingkat suku bunga dan mendorong pengusaha lain untuk meminjam dan kemudian mengembangkan kegiatan mereka, sehingga meningkatkan persaingan dan menurunkan tingkat keuntungan. Berlawanan dengan pedagang, tuan tanah yang kaya biasanya meminjam uang untuk mengkonsumsi lebih banyak barang. Karena itu mereka mengurangi persediaan modal produktif dan menaikkan tingkat suku bunga pinjaman.
Analisa ini tidak hanya menjelaskan fungsi dari pedagang atau pengusaha; analisa ini juga menghasilkan teori bunga, yang kini dinamakan “Teori dana yang dapat di pinjamkan” (Loanable Funds Theory). Menurut Hume, tingkat bunga ditentukan oleh suplai tabungan dan permintaan tabungan. Hume juga menganalisa efek ekonomis dari perubahan di dalam persediaan uang. Efek uang jangka pendek adalah konsekuensi dari fakta bahwa harga tidak akan langsung berubah. Kemudian Hume menganalisa dampak dari uang tambahan terhadap perdagangan internasional. Hume menggunakan analisa ini untuk mengembangkan mekanisme aliran uang yang menjelaskan bagaimana kekuatan ekonomi secara otomatis menuju ke posisi keseimbangan perdagangan untuk semua negara. Terakhir, Hume kemudian meneliti permasalahan tentang apa yang terjadi ketika negara-negara miskin dan kaya saling berdagang. Bagi Hume (1955: 60-77), perdagangan membantu negara miskin tetapi tidak membahayakan negara yang lebih kaya. Perdagangan membantu negara-negara miskin mampu tumbuh dan berkembang; standar hidup mereka akan sama dengan tetangganya yang lebih kaya dan sama dengan mitra dagang mereka.
Berawal dari persoalan yang diangkat oleh merkantilis dan isu-isu ekonomi waktu itu, Hume mulai mengembangkan analisis ekonomi dengan menunjukkan dampak dari uang dan perdagangan terhadap satu sama lain dan terhadap pertumbuhan ekonomi. Tetapi tempatnya di dalam sejarah ilmu ekonomi disebabkan lebih dari sekedar usaha yang dilakukannya dalam analisis ekonomi. Hume adalah tokoh transisional penting antara merkantilis dan ekonom Inggris klasik yang akan mengikuti jejak-jejak Hume. Sehingga memang dari pemikiran Hume-lah awal mulanya konsep perdagangan internasional di kembangkan, yang menjadikan dia sebagai ekonom yang disegani oleh ahli-ahli ekonomi seluruh dunia. Sehingga, hasil pemikirannya itu sampai sekarang banyak di ikuti oleh seluruh negara di dunia.

Karya-karya Hume
History of England (1757-62), London: T. Cadell dan W. Davies, 1802.
Essay. Moral, Political, and Literary, ed., T.H. Green dan T.H. Grose, 2 Vol., London: Longmans, Green, 1875.
Writing on Economics, ed., E. Rotwein, Madison, WI: University of Wisconsin Press, 1955.

Karya-karya Tentang Hume
Cavendish, A.P., David Hume, New York: Dover, 1958 dan Westport, CT: Greenwood Press, 1979.
Elmslie, Bruce, “The Convergence Debate Between David Hume and Josiah Tucker” Journal of Economic Perspectives, 9 (Fall, 1995): 207-16.
Johnson, E.A.J., “Hume, the Synthetist,” dalam Predecessors of Adam Smith: The Growth of British Economic Thought, New York: Augustus Kelley, 1965, hlm. 161-81.


Sunday, April 5, 2009

Award, Tag dan Thank To..

Hari Senin pagi biasanya saya memang suka posting, tapi kali ini saya bingung juga mau posting apaan karna ga ada ide trus punggung saya juga sakit ga tau knapa abis maen futsal langsung sakit aja punggungnya ampe duduk aja aku sulit hahahahaha... Tapi ga apa-apa lah untuk postingan di blog kesayangan saya ini saya paksakan walaupun punggung sakitnya minta ampun hehehe.. Saya masih ingat klo saya belum mengerjakan pe er yang diberikan oleh temen2 blogger lain, yaitu dari ardi3 dan dari gasa.
Tapi untuk PR dan award kali ini saya akan bedakan (maaf kpd yang memberi award) karena disini inti sebenarnya saya hanya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sama temen2 semua yang sering berkunjung kesini dan juga memberikan komentar-komentarnya dan juga memberikan masukan-masukan yang sangat berarti buat saya. yah kurang lebih seperti itu lah, mari di mulai saja..... cekedot...

yang pertama adalah award yang diberikan oleh Gasa, ini dia award nya :



Saya sangat berterima kasih sekali kepada Gasa yang telah memberikan award ini, semoga semangat ngeblog saya terus bertambah.

Yang kedua adalah pe er atau tag dari ardi3, ini dia :
1. saya pilih metallica aja lah, biar garang hehehehe.... ni dia photonya, sengaja pilih yang ini bagus aja ada nama2nya hehehe..




Harus Jawab Juga yah??? oke deh...

1. Male or Female ?
of wolf and man (hahahahaha.... maksa..)

2. Describe Your Self
Nothing Else Matters
, i'm only dreaming to be an Enter Sandman, until i sleep hahahahahaha.. (ga nyambung yah??? bae lah..)

3. What People feel when they're around you ?
Broken, Beat and Scared
...... hahahaha....

4. How would you describe your previous relationship ?
The Unforgiven.... This is a Sad But True.. hahahahahah kacian deh..

5. Where would you want to be now ?
Ride The Lightning..

6. How Do You Feel About Love ?
And Justice for All.... hahahahahaha gaya euy..

7. What Your Life Like ?
Disposable Heroes hhihihihi

8. What would you ask for if you had only one wish?
The Judas Kiss...

9.Say something wise
The Day That Never Comes...

10. What do You Thing of Your Bestfriend?
To Live is To Die..

Nah sekarang tinggal ucapan terima kasihnya, Jadi untuk award dan PR ini saya tidak akan kasih ke siapapun, ini hanya ucapan terima kasih saja sama temen2 semuanya karena atas dukungan dan motivasi temen2 semuanya blog ini sekarang sudah mendapatkan Pagerank 3 dari aki google ucapan terima kasih saya kepada aaLiL, kang seco, ranie, attayaya, joo Izzy, IjoPunkJuTee, Aries, Fajar Design, BlogM, Jeriova, semar, itik bali, Neng Aia, Bunda Azka, gdpermana, dinoe, Mba Li dan Atca serta seluruh blogger lainnya yang sering berkunjung kesini. Tapi saya sangat berterima kasih sekali sama abie sang pendaki (sayang blognya kehapus temennya) Terima Kasih banyak, hatur nuhun, Bedankt, danke, Obrigado, Merci, Grazie heheheheh... hebat yah??? ga ah, cuma pake google translate hehehe... Maaf yang belum ke sebut pasti ke depannya saya sebutkan lagi hehehe...

Friday, April 3, 2009

Dinosaurus

Akhirnya setelah seharian beraktivitas bisa OL juga nih, jadi inget sekarang ada jadwal posting nih. Tapi setelah di pikir-pikir bingung sendiri mau posting apa? Setelah mikir dan merenung lebih dari satu jam mau posting apaan, akhirnya saya jadi teringat obrolan suatu malam di kosan gwa bersama om gun mengenai Dinosaurus ini hehehe.. Memang waktu itu obrolan saya ma dia cuma obrolan ngaler ngidul biasa alias ga serius tapi setelah di pikir-pikir ya emang ada benernya juga sih.
Jadi waktu itu ngobrol masalah dinosaurus, obrolannya mengenai bener ga sih dinosaurus itu pernah ada di dunia ini?? Saya berpendapat bahwa emang dinosaurus itu pernah ada dan sebaliknya dia berpendapat bahwa dinosaurus itu tidak pernah ada. Ya memang obrolannya tidak terlalu sengit dan tentunya tidak ada pertumpahan darah hahahahaha... Semuanya mempunyai alasan dan bukti yang kuat jadi ya gitu deh hehehehe...

Saya berpendapat bahwa dinosaurus itu pernah ada ya memang saya pernah baca2 dan juga banyak sekali REFERENSI BUKU yang bisa dijadikan acuan mengenai keberadaan dinosaurus ini termasuk disini. Selain itu banyak juga film yang menceritakan keberadaan dinosaurus ini, dan yang sudah pasti bukti kuat dengan adanya penemuan-penemuan fosil dinosaurus tersebut. Selain itu juga menurut para ahli ini kan minyak bumi yang ada di dunia ini berasal dari fosil2 dan termasuk juga fosilnya dinosaurus ini. Ya, kurang lebih begitu alesan saya yang menyebutkan dan percaya bahwa dinosaurus itu pernah ada.
Kemudian om gun berpendapat bahwa memang dinosaurus itu tidak pernah ada baik di muka bumi, kepala bumi atau di perut bumi hehehehe.. Alesannya apa?? Menurut dia, banyak dan kuat. Seperti salah satunya yang paling kuat adalah bahwa Allah swt tidak pernah menyebutkan bahwa dinosaurus itu pernah diciptakan baik dalam Al-qur'an ataupun dalam hadits Nabi Muahmmad SAW, jadi tidak seperti binatang lainnya yang memang diterangkan baik dalam Qur'an maupun hadits seperti semut, gajah, burung dan yang lainnya dan walaupun tidak disebutkan tapi binatang tersebut masih ada dan minimalnya ada pada zaman Nabi dan Rasul. Oke fosil ada menurut dia, tapi yang seperti itu bisa di buat2 apalagi orang yahudi dan orang barat itu pinter2 jadi cerita dan bukti2nya bisa di buat2. Selain itu masalah minyak bumi, kenapa minyak bumi paling dominan berada di timur tengah dan Indonesia?? Sedangkan pada zaman nabi dan rasul tidak pernah ada yang menceritakan mengenai keberadaan dinosaurus?? Karena kalau memang minyak bumi banyak di dataran timur tengah berarti kan disitu lah tempatnya dinosaurus berkembang biak, dan di Indonesia juga tidak pernah ada yang menceritakan keberadaan dinosaurus tersebut. Selain itu, yang paling tidak nyambung menurut dia (dan saya juga sependapat) bahwa fosil2 dinosaurus banyak ditemukan di eropa dan amerika (termasuk amerika latin) tapi ko minyak bumi nya jarang disana hehehehe..
Ya, begitu lah kira2 obrolan mengenai dinosaurus ini. Pendapat temen2 gmana nih? Setuju bahwa dinosaurus itu pernah ada atau setuju bahwa dinosauruh itu tidak pernah ada???


Monday, March 30, 2009

Francois Quesnay (1694 – 1774)

Alhamdulillah di pagi hari yang cerah ini saya bisa posting lagi di blog kesayangan saya ini hehehe.. Setalah beberapa hari kemarin saya ga bisa online terlalu lama karena ada beberapa hal yang harus saya selesaikan, sekarang setelah urusannya beres saya bisa blogwalking lagi ke blog nya temen-temen dan juga bisa posting lagi di blog ini. OK, pada postingan kali ini saya akan melanjutkan serial saya mengenai ekonomi, tepatnya tokoh-tokoh ekonomi terdahulu yang sudah banyak sekali memberikan masukan-masukan dan juga penemuan-penemuan pada bidang ekonomi yang ada sekarang ini. Setelah sebelumnya saya membahas mengenai Thomas Mun, William Petty, John Locke dan Richard Cantillon maka untuk postingan kali ini saya akan membahas mengenai Francois Quesnay.
Francois Quesnay (diucapkan kennay) terkenal sebagai pencipta model ekonomi pertama, Tableau Economique, dan sebagai pemimpin physiocrats, mazhab pertama dalam pemikiran ekonomi. Tetapi Quesnay juga dikagumi dalam berbagai hal lainnya—usulannya tentang kebijakan Laissez Faire, analisisnya terhadap kemunculan dan distribusi surplus ekonomi, dan visinya tentang ekonomi sebagai rangkaian yang terintegrasi dengan kuat dari bagian-bagian yang saling tergantung.


Quesnay lahir tahun 1694 di desa Mere, sekitar 15 mil sebelah barat Versailles. Ayahnya seorang petani dan penjaga toko, sehingga Quesnay hanya sedikit menerima pendidikan formal. Tetapi Quesnay sangat senang dengan buku-buku, dan sering berjalan kaki ke Paris untuk membeli buku-buku bekas tentang Plato dan Aristotle.
Pada usia 55 tahun Quesnay mulai tertarik pada ekonomi dan matematika (Sebelumnya sebagai dokter dan ahli bedah). Karakteristiknya yang luas, dan koneksinya dengan kalangan atas membuat ia diundang untuk menulis beberapa artikel untuk encylopedia Diderot. Artikel-artikel yang ditulisnya membuat dia terkenal dan memiliki banyak pengikut. Para pengikutnya menamakan diri mereka sebagai physiocrat dari bahasa Perancis, physiocrate, yang berarti hukum alam (Rule of Nature). Semua artikel di Encyclopedia menganalisa proses ekonomi sebagai siklus alirang uang, barang dan orang dari satu sektor ekonomi ke sektor lainnya, yang menyerupai aliran darah dalam tubuh. Corn adalah artikel dari Encyclopedia yang paling penting karena artikel inilah yang pertama kalinya mengemukakan doktrin bahwa dalam perekonomian Perancis hanya sektor pertanian ekonomi saja yang produktif. Quesnay berpendapat bahwa surplus ini muncul dari alam, properti generatif dari tanah. Ide ini penting karena menekankan bahwa kekayaan diperoleh dari proses produksi ketimbang melalui pertukaran atau perdagangan seperti yang dinyatakan oleh kaum merkantilis. Konsekuensi lain dari pernyataan ini, yang banyak menimbulkan kritik, adalah bahwa kegiatan manufaktur tidak produktif karena tidak menghasilkan surplus.
Quesnay memulai pendapatnya dengan asumsi bahwa ekonomi dapat digambarkan menurut tiga kelas atau sektor yang berbeda. Pertama, sektor pertanian yang menghasilkan makanan, bahan mentah dan hasil pertanian lainnya. Kedua, sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang pabrik seperti pakaian dan bangunan serta alat-alat yang diperlukan oleh pertanian dan pekerja pabrik. Sektor manufaktur menurut Quesnay juga termasuk yang sekarang kita namakan sektor jasa, karena jasa bertanggung jawab untuk memfasilitasi perdagangan domestik dan internasional. Ketiga, kelas pemilik tanah yang tidak menghasilkan nilai ekonomi apa-apa, tetapi mereka ini memiliki klaim atas surplus output yang dihasilkan dalam pertanian. Biaya sewa ini merepresantasikan pembayaran surplus kepada pemilik tanah dan perdagangan ini kemudian dikenal sebagai Teori Sewa Physiocratic. Tetapi walaupun Quesnay berpendapat bahwa sektor pertanian adalah sektor yang paling produktif, dia juga sadar bahwa asumsi tentang hubungan antara input dan output ini tergantung pada teknik produksi yang digunakan dalam sektor pertanian. Beberapa usulannya yang penting menyangkut usaha untuk meningkatkan produktivitas dalam sektor pertanian. Terakhir Quesnay mengasumsikan bahwa semua pendapatan dibelanjakan dan pengeluaran tersebut dibagi sama rata antara barang pertanian dan barang pabrik. Asumsi ini ditunjukkannya dalam model zig-zag yang sangat terkenal itu.
Konklusi kebijakan penting dari Tableau adalah bahwa pajak seharusnya hanya dikenakan pada tuan tanah saja. Karena pajak pada sektor pertanian dan manufaktur akan membahayakan perekonomian, maka pajak harus dikenakan kepada pemilik tanah, kelas yang tidak menghasilkan apa-apa. Karena pajak pada pemilik tanah tidak mengurangi input yang tersedia dalam menufaktur atau pertanian, maka pajak ini tidak menyebabkan ekonomi menurun. Konklusi kebijakan kedua dari Tableau yang penting adalah bahwa sistem pertanian Perancis harus direstrukturisasi. Dua perubahan penting secara khusus diperlukan. Pertama, pertanian harus dimodernisasikan. Kedua, pertanian harus lebih bersifat kapitalis, mengikuti contoh pertanian Inggris. Konklusi kebijakan Tableau yang terakhir, berlawanan dengan merkantilis, Quesnay mendukung perdagangan bebas antar negara. Bagi mazhab physiocrat, kekayaan tergantung pada output total dari barang yang diproduksi ketimbang logam mulia yang dikumpulkan negara.
Dalam satu hal, sejarah tidak begitu baik terhadap Quesnay. Padahal ia layak dianggap sebagai bapak ilmu ekonomi seperti Adam Smith. Tetapi ketika Adam Smith akhirnya menjadi nama yang terkenal, Quesnay benar-benar tidak dikenal di luar masyarakat ahli ekonomi profesional. Ahli ekonomi juga mengikuti kritik, yang pertama kali diajukan oleh Adam Smith, bahwa Quesnay telah keliru karena menganggap manufaktur tidak produktif. Terakhir, tableau telah dikecam dengan keras karena terlalu sulit untuk diikuti dan dipahami. Tetapi, dalam hal lain, seharah telah begitu baik terhadap Quesnay. Sebenarnya semua ahli ekonomi, lepas dari orientasi mereka, sangat mengaguminya (karena prestasinya tidak kecil!). Ahli ekonomi berhaluan matematika menghargai Quesnay karena perannya sebagai pelopor dalam pembuatan model ekonomi. Quesnay benar-benar ekonom sejati sepanjang masa, terutama karena pendapatnya mengenai sektor pertanian lebih produktif dari pada sektor manufaktur. Terutama lagi, menurut pendapat saya sendiri, hal ini masih berlaku sampai sekarang di negara-negara yang berkembang, dimana sektor manufakturnya banyak mengalami kendala dalam perkembangannya.

Karya-karya Quesnay
L`Ami des hommes, 5 Vol., Avignon, 1762 dengan Victor de Riquetti, Marquis de Mirabeau.
Philosophie Rurale, 5 Vol., Amsterdam, Chez Les Libraries Associes, 1764.
The Economical Table, New York, Bergman Publishers, 1968.
Quesnay’s Tableau Economique, ed., Marguerita Kuczynski dan Ronald L., Meek, New York, Augustus M. Kelley, 1972.

Karya-karya Tentang Quesnay
Beer, Max, An Inquiry Into Physiocracy, London, George Allen & Unwin, 1939.
Higgs, Henry, The Physiocrats, London, Macmillan, 1897.
Meek, Ronald, The Economics of physiocracy: Essays and Translations, Cambridge, Harvard University Press, 1963.
Pressman, Steven, uesnay’s Theory of Economic Growth and Decline,” dalam Ecnomic as Wordly Philosopy, ed., Ron Blackwell, Jaspal Chatha dan Edward J. Nell, London, Macmillan, 1993, hlm. 305 – 21.
Pressman, Steven, Quesnay’s Tableau Economicque: A Critique and Reassesment, Fairfield, New Jersey, Augustus Kelley, 1994.
Vaggi, Gianni, The Economics of Francois Quesnay, Durham, North Carolina, Duke University Press, 1987.

Referensi Lain
Leontief, Wassily, The Structure of the American Economy 1919 – 1929, Cambridge, Massachusetts, Harvard University Press, 1941.
Marx, Karl, The Theory of Surplus Value, 3 Vol, Moscow, Foreign Language Publishing House, 1954.