Showing posts with label Management Science. Show all posts
Showing posts with label Management Science. Show all posts

Friday, February 13, 2009

Program Linier

fuih...akhirnya bisa posting lagi nih, setelah menunggu m2 nya bisa konek normal lagi (koneknya lelet banget soalnya lebih parah dari keong hehehehe...). melanjutkan postingan yang dulu (saking dah lamanya jadi lupa postingan yang mana yah??) tentang science management, nah sekarang kita bahas satu-persatu mengenai cabang dari ilmu science management ini. Mungkin sudah pada tau tentang program linier ini, atau bahkan banyak yang lebih tau dari saya tentang ini tapi ga apa-apa lah toh ga ada salahnya saya posting ini kan biasa niatnya buat mengingatkan kembali khususnya buat saya yang pelupa hehehe..
Banyak sekali keputusan utama dihadapi oleh seorang manager perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan batasan situasi lingkungan operasi. Pembatasan tersebut meliputi sumberdaya misalnya waktu, tenaga kerja, energi, bahan baku, atau uang; atau dapat berupa bentuk batasan pedoman misalnya resep untuk membuat gado-gado atau spesifikasi teknik. secara umum, tujuan umum perusahaan yang paling sering terjadi adalah sedapat mungkin memaksimalkan laba. Tujuan dari unit organisasi lain yang merupakan bagian dari suatu organisasi biasanya meminimalkan biaya. Saat manajer berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan mencari tujuan yang dibatasi oleh batasan tertentu, teknik sains manajemen berupa program linier sering digunakan untuk permasalahan ini.

Terdapat tiga tahap dalam penggunaan teknik program linier. Pertama, masalah harus dapat diidentifikasi sebagau sesuatu yang dapat diselesaikan dengan program linier. kedua, masalah uang tidak tersturktur harus dapat dirumuskan dalam model matematika, sehingga menjadi terstruktur. Ketiga, model harus diselesaikan dengan teknik matematika yang telah dibuat. Teknik program linier menggambarkan bahwa hubungan fungsi linier dalam model matematika yang penyelesaiannya telah ditetapkan dalam langkah-langkah matematika yang disebut program. Sehingga Program Linier merupakan model yang terdiri dari hubungan linier yang menggambarkan keputusan perusahaan dengan suatu tujuan dan batasan sumberdaya. Maka, model program linier terdiri dari variabel keputusan, fungsi tujuan dan batasan-batasan.
Program Linier yang dipelajari sekarang ini, disusun oleh George B. Dantzig di tahun 1947 pada saat memimpin Air Force Statistical Control's Combat Analysis Branch di Pentagon. Pada saat Dentzig menganalisis masalah perencanaan Air Force, dia menyadari merumuskan sistem ketidaksamaan linier, hal di atas merupakan awal pemberian nama untuk teknik "program dalam struktur linier", yang belakangan disederhanakan menjadi program linier. Dari situ, terdapat beberapa langkah untuk menyelesaikan program linier ini, diantaranya :
1. Formulasikan Model (Maksimasi atau Minimasi)
2. Tentukan Variabel Keputusan
3. Tentukan Fungsi Tujuan
4. Tentukan Batasan Model
5. Selesaikan Model Matematikanya (Grafik atau Matematika)

Tetapi ada juga beberapa aturan dalam penyelesaian masalah dengan program linier ini, contohnya seperti :
- Batasan non-negatif membatasi variabel keputusan menjadi nol atau nilai negatif
- Solusi yang tidak layak adalah solusi yang melanggar salah satu batasan
- Solusi yang layak (fisibel) adalah solusi tidak melanggar semua batasan
- Solusi grafik digunakan untuk pemecahan masalah program linier yang hanya dua variabel keputusan
- Metode grafik memberikan gambaran mengenai bagaimana proses pemecahan masalah program linier

OK deh, mungkin segitu aja yah mudah-mudahan pusing dan ga ngerti yah hehehehe... Maksudnya biar baca-baca lagi supaya tambah mengerti, untuk acuan bisa membaca bukunya kang Taylor mengenai management science atau bisa juga kesini. Yang pasti link-link dibawah lebih OK deh, coba aja hehehehe...

Friday, January 9, 2009

Management Science

Management science adalah salah satu bagian dari ilmu management yang membahas mengenai penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang manager, baik yang bergerak di sektor publik maupun swasta, dalam proses pengambilan keputusan dengan cara pendekatan model-model matematik. Jadi secara mendasar, management science sebagai suatu cabang ilmu yang tidak lain adalah aplikasi matematika, sehingga dalam banyak hal sering kali terlihat rumit dan tidak sederhana.
Management Science ini juga sering disebut sebagai manajemen kuantitatif yang bisa di katerogikan sebagai manajemen kontemporer (Walaupun sebenernya banyak juga yang mengkategorikannya sebagai manajemen klasik), karena lahir setelah Howthrone Experiment, yaitu suatu eksperimen yang dilakukan oleh Hardvard University dimana hasil penelitian menunjukkan keanehan yaitu Produktivitas dari kedua kelompok yang berbeda (yang satu kondisi kerjanya sudah ditingkatkan dan yang satu lagi tetap) hasilnya sama (produktivitasnya). Sehingga setelah penelitian tersebut lahirlah teori manajemen kontemporer, yang terdapat 3 (tiga) aliran, yaitu :

1. Behavioral School / Human Relation
yaitu perlakukan manusia baik sebagai individu atau kelompok, teori awalnya mungkin semuanya juga mengetahui tentang Hierarchy Needs dari Maslow dan semua teori Motivasi.
2. Quantitative Model
Cabang ilmu yang berkembang setelah perang dunia ke II, karena dalam keadaan perang semuana harus cepat, sehingga pendekatan masalah dengan matematik dan statistik (Solusi yang optimal), contoh dari ilmu ini adalah Metode Transportasi yang dikembangkan oleh George B Dantzig dan Program Integer.
3. System
Pemecahan masalah dengan melihat masalah secara system, sehingga memperhitungkan pengaruh pada unit lain (tidak sektoral).

Jadi, ilmu management science termasuk pada aliran Quantitative Model. Aplikasi dari ilmu management science adalah Metode Transportasi, Program Interger, Program Linier, Penugasan, Model arus jaringan, Manajemen Proyek dll. Buku yang saya rekomendasikan adalah bukunya dari Taylor yang diterbitkan oleh Prenhall dengan judul "Management Science 8th atau 9th Edition". Karena disana dipaparkan dengan baik dan mudah di mengerti beserta contoh-contoh penyelesaiannya baik secara manual maupun dengan program komputer, alasan yang kedua adalah karena Taylor sering disebut sebagai "The Father of Scientific Management". Serta disertakan program komputer yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut seperti QM for Windows, Excell QM, TreePlan, Crystall Ball dll. Untuk bisa me-review buku ini dan program-programnya serta buku lain karangan taylor bisa dilihat di sini.